Ketua
Sempaati: nama seekor burung raksasa dari mitologi Hindu
Agra: Paling tinggi

Dalam mitologi Hindu, Sempati (Dewanagari: सम्पाति; IAST: Sampāti) adalah nama burung raksasa, saudara Jatayu, putera Sang Garuda, kakak burung Aruna.

Sempaati Agra sebagai yang paling tinggi, sesuai dengan namanya ‘Agra’ yang berarti paling tinggi. Sempaati berasal dari nama Sempati. Dalam mitologi Hindu, Sempati adalah nama burung raksasa, saudara Jatayu, putera Sang Garuda, kakak burung Aruna. Sempati memiliki sifat yang baik dan bijaksana selayaknya ketua. Sikap setia kawan dan rela bekorban ada pada diri Sempati dimana ia menolong Jatayu dengan membentangkan sayapnya dari kemarahan matahari. Jatayu pun selamat namun sayap Sempati terbakar sampai habis. Ketua diharapkan selalu siap bekorban dan berusaha semaksimal mungkin dalam bertugas. Ketua adalah pemilik komando tertinggi, akan tetapi ia tidak sombong. Ia memegang tanggung jawab yang besar dalam membawa mimpi dan merupakan sosok integrasi.
Kesekjenan
Falco: nama ilmiah burung falcon
Gardana: Berjiwa pengawal

Burung falcon: Dalam beberapa budaya, falcon adalah pelindung dan teman pemburu, oleh karena itu ketua dapat disimpulkan sebagai pemburu sedangkan kesekjenan sebagai pelindung dan teman. Bentuknya yang gagah. Cepat dan tepat dalam bekerja

Gardana berasal dari bahasa sansekerta yang berarti berjiwa pengawal, dimana tugas kesekjenan sebagai pengawal sekaligus teman ketua. Burung falcon menjadi burung yang tepat untuk mendeskripsikan kesekjenan. Dalam beberapa budaya, falcon adalah pelindung dan teman pemburu, oleh karena itu ketua dapat disimpulkan sebagai pemburu sedangkan kesekjenan sebagai pelindung dan teman. Selain bentuknya yang gagah, Falcon juga merupakan burung yang cepat dan tepat ,sama halnya dengan kesekjenan yang dapat melakukan kewajibannya dengan cepat dan tepat. Tugas dan tanggung jawab kesekjenan diantaranya adalah menjadi pondasi dan kerangka kepanitiaan, memegang kendali uang, informasi, manusia, dan administratif.
Materi & Metode
Otus:nama ilmiah burung hantu, Otus sp.
Acitya: Ilmu pengetahuan

Burung hantu:Burung ini dianggap sebagai simbol kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan bidang Materi & Metode yang membuat kebijakan berupa materi dan metodesehingga visi dan misi ketua dapat tersampaikan.Burung Hantu terkenal dengan kemampuannya menentukan posisi dan jarak melalui indranya. Hal ini layaknya Bidang Materi dan Metode yang menentukan atau mengonsep rangkaian pendidikan dan pelatihan calon panitia melalui kemampuan intelektualnya.

Burung hantu dianggap sebagai simbol kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan. Hal ini sesuai dengan bidang Materi & Metode yang membuat kebijakan berupa materi dan metode sehingga visi dan misi ketua dapat terjabarkan dan tersampaikan. Burung ini juga dikenal akan kemampuannya menentukan posisi dan jarak melalui inderanya, sesuai dengan bidang Materi & Metode yang menentukan dan mengonsep serangkaian pendidikan dan pelatihan panitia melalui kemampuan intelektualnya. Materi & Metode memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi sesuai dengan namanya ‘Acitya’ yang berarti ilmu pengetahuan.
Bidang
Acara
Atticora: nama ilmiah burung swallow
Harsaya: Timbul dari kegembiraan

Dalam kebudayaan lukisan Cina, burung swallow mewakili kebahagiaan dan perubahan baik di masa depan, dengan demikian diharapkan acara-acara integrasi dapat membawa kebahagiaan dan perubahan dalam diri mahasiswa ke arah yang lebih baik. Bidang Acara adalah pasukan yang bekerja dibalik layar, mengonsep, merancang, dan mengeksekusi setiap detail rangkaian acara.
Bidang
Kreatif
Upupa: nama ilmiah burung hoopoe
Citrakara: Pelukis

Burung Hoopoe: Burung hoopoe dikenal sebagai “crown” of feathers karena ia memiliki mahkota oranye unik diatas kepalanya. Burung hoopoe memiliki bentuk dan visualisasi yang cantik. Ia memberikan kesan festive dan cheerful.

Citrakara berasal dari bahasa sansekerta yang berarti pelukis diibaratkan kreatif sebagai sang pelukis keindahan. Hal ini sesuai dengan tugas dan tanggung jawab bidang kreatif yaitu membuat dan melakukan implementasi materi secara audio, visual, audiovisual; dankoordinasi dengan bidang bidang terkait yang membutuhkan materi audio, visual, audiovisual (cth:publikasi, pensuasanaan, dll). Burung hoopoe adalah burung yang tepat dalam melukiskan kreatif. Hoopoe dikenal sebagai “crown” of feathers karena ia memiliki mahkota oranye unik diatas kepalanya. Burung hoopoe memiliki bentuk dan visualisasi yang cantik. Ia memberikan kesan festive dan cheerful sesuai dengan bidang kreatif yang selalu mengedepankan sifat estetik dan keindahan untuk membangkitkan suasana acara.
Bidang
Operasional
Pelecanus: nama ilmiah burung pelikan
Parahita: Pemerhati kesejahteraan orang lain

Operasional bertugas untuk menyediakan segala kebutuhan pendukung keberjalanan acara. Burung yang tepat untuk mendeskripsikan bidang operasional adalah burung pelikan. Burung pelikan memiliki kantung di paruhnya yang digunakan untuk mencari dan menampung segala kebutuhannya dalam jumlah yang sangat banyak. Seperti bidang operasional yang harus menyediakan kebutuhan integerasi yang juga sangat banyak. Operasional membantu menyejahterakan maba-maba dalam dukungannya dari divisi-divisi yang ada di operasional yaitu transportasi, produksi, dan logistik. Hal ini sesuai dengan namanya yaitu ‘Parahita’ yang berarti pemerhati kesejahteraan orang lain.
Bidang
Fundraising
Pica: nama ilmiah burung magpie
Jagaddhita: Pembawa kesejahteraan dunia

Burung Magpie: Burung magpie adalah burung yang gemar mencari benda benda yang berkilau bahkan perhiasan. Bagaikan bidang fundrising yang harus mencari dana untuk kebutuhan keuangan integerasi.

Burung magpie adalah burung yang tepat untuk mendeskripsikan fundraising. Burung magpie gemar mencari benda benda yang berkilau bahkan perhiasan, bagaikan bidang fundrising yang harus mencari dana untuk kebutuhan keuangan integerasi. Tugas fundraising yaitu menyediakan kebutuhan keuangan untuk mendukung keberjalanan acara. Fundraising juga harus melakukan kerjasama sponsorship dalam rangka penyediaan barang. Fundraising diharapkan menjadi pembawa kesejahteraan untuk memenuhi semua kebutuhan keuangan, sesuai dengan namanya ‘Jagaddhita’ yang berarti pembawa kesejahteraan dunia dalam bahasa sansekerta.
Bidang
Eksternal
Egreta: nama ilmiah burung kuntul/egret
Prabadwipa: Negeri yang bersinar dan bercahaya

Burung kuntul memiliki hubungan mutualisme dengan hewan-hewan lain, seperti bidang eksternal yang harus menjalin hubungan baik dengan pihak luar. Burung kuntul memiliki kewaspadaan yang lebih dibandingkan dengan hewan yang dinaunginya, dengan demikian mereka pun menjadi sesosokpemberi kabar jikalau ada hal yangmembahayakan, Ibarat bidang eksternal sebagai penyampai informasi mengenai integrasi ke pihak luar. Eksternal lah yang memperlihatkan bersinarnya integrasi ke khalayak luar sesuai dengan namanya ‘Prabadwipa’ yang berarti negeri yang bersinar dan bercahaya.
Pendiklat
Lophochroa: nama ilmiah burung kakatua
Upadaya: Pengajar

Burung kakatua:Burung kakatua dikenal sebagai burung yang pintar dan setia. Seperti bidang pendiklat yang setia menyampaikan ilmunya kepada para peserta diklat.Nama burung kakatua berasal dari "Kakaktuwah" yang berarti "wakil" atau "pegangan" dari paruhnya yang kuat. Seperti bidang pendiklat yang menjadi pegangan atau panutan bagi para peserta diklat dalam mempelajari materi diklat.

Tugas pendiklat adalah penyampai materi dan melatih calon panitia hal ini sesuai dengan nama ‘Upadaya’ yang berarti pengajar. Burung kakatua adalah burung yang sesuai untuk melambangkan sifat dan kerja pendiklat. Burung kakatua dikenal sebagai burung yang pintar dan setia. Seperti bidang pendiklat yang setia menyampaikan ilmunya kepada para peserta diklat.Nama burung kakatua berasal dari "Kakaktuwah" yang berarti "wakil" atau "pegangan" dari paruhnya yang kuat. Seperti bidang pendiklat yang menjadi pegangan atau panutan bagi para peserta diklat dalam mempelajari materi diklat.
Panwas
Buteo: nama ilmiah burung hawk
Adhyasta: Pengawas

Panwas bertugas sebagai pengawas keberjalanan dan keberlangsungan kegiatan integrasi. Tugas pengawas ini cocok dan sangat tepat untuk burung hawk. Burung hawk adalah burung dengan IQ tertinggi, selain itu ia memiliki kemampuan penglihatan yang sangat baik. Hawk kerap dijadikan julukan untuk “pengawas” terabaik (seperti duck hawk, hawkeye). Hawk memiliki kemampuan fokus yang tinggi sesuai dengan tugas panwas yang harus selalu fokus mengawasi keberlangsungan acara. Nama ‘Adhyasta’ berasal dari bahasa sansekerta yang berarti pengawas.
Mentor
Claravis: nama ilmiah burung merpati, Claravis sp.
Ascarya: Tampil kedepan

Burung merpati adalah simbol dari “love”, dimana mentor dapat menjadi sumber kasih sayang bagi sesama. Burung merpati memiliki sifat kekeluargaan, ia mengajarkan kita untuk saling mencintai dan berbagi. Demikian halnya dengan mentor yang bertugas sebagai penyampai materi untuk peserta dan memastikan ketersampaian, keberteriman, dan keterhubungan antarmateri. Mentor juga memiliki sifat percaya diri yang kuat dan berani tampil di depan sesuai dengan namanya ‘Ascarya’ yang berarti tampil kedepan.
Keamanan
Zastra: Diambil dari bahasa sanskertaZastra artinya pelindung
Varga: Diambil dari bahasa sansekerta Var artinya tangguh, ga artinya bijaksana

Burung kasuari adalah burung yang gagah, besar, dan sangat kuat. Burung kasuari terkenal sebagai burung yang paling berbahaya karena tendangannya yang sangat kuat dikala ada bahaya. Burung kasuari bagaikan pasukan keamanan yang bertugas untuk menjaga keberlangsungan acara dari gangguan eksternal (keamanan dan keselamatan) kepanitiaan. Nama Zastra Varga diambil dari bahasa sansekerta. Zastra berarti pelindung sedangkan varga berasal dari gabungan kata Var yang artinya tangguh dan Ga yang artinya bijaksana. Pasukan keamanan diharapkan menjadi pelindung kegiatan integrasi yang bersifat tangguh dan bijaksana.
Medik
Balearica: nama ilmiah burung crane/burung jenjang
Nirada: Pemberi air

Menurut mitologi Cina, burung crane merupakan simbol dari immortality (tidak dapat mati, hidup selamanya). Crane juga terkenal sebagai simbol untung (hoki), hidup panjang, dan kesetiaan. Nama Balearica berasal dari nama ilmiah burung crane dan nama Nirada berarti pemberi air. Medik memberikan air, yang melambangkan aliran perasaan dan kasih sayang, lambang dari kesehatan dan penyembuhan dengan sifatnya yang lembut dan tenang, namun dapat menjadi kuat dan sigap saat mengatasi masalah. Medik adalah pasukan yang bertugas untuk menjaga keberlangsungan acara dari gangguan internal (kesehatan) kepanitiaan.
Danlap
Senapati: merupakan sebutan panglima-panglima perang kerajaan di Indonesia, sena berarti prajurit, sedangkan pati berarti pemimpin.

Burung vulture melambangkan banyak hal diantaranya pembaharuan, kesabaran, kebersihan, proteksi, dan kepandaian. Burung ini adalah survivor yang dapat membuat keadaan buruk menjadi lebih baik. Burung vulture adalah simbol dari “memikirkan lebih jauh ke depan” dimana hal ini sesuai dengan divisi danlap sebagai komando tertinggi lapangan yang selalu memastikan tujuan acara dapat tercapai. Pemikiran jauh ke depan seperti ini ada pada panglima-panglima tinggi yang disebut “Senapati”. Sena berarti prajurit, sedangkan pati berarti pemimpin.

Senapati Adhigana: Koordinator Lapangan Senapati Awahita: Sekertaris Danlap Senapati Ascarya: Danlap Mentor Senapati Nirada: Danlap Medik Senapati Varga: Danlap Kemanan senapati awahita: sekertaris danlap